Manfaat Burung Hantu Dibalik Mitos Seram

Hobi binatang – Burung hantu adalah jenis burung yang identik dengan cerita seram. Aktif di malam hari (nokturnal) dan terbang tanpa suara. Matanya menghadap ke depan seperti mata manusia dengan bola mata besar yang selalu melotot. Lebih menakjubkan lagi jika kepala burung ini dapat berputar hingga 180 derajat.

Menurut MacKinnon dkk, mengelompokkan burung hantu dalam anggota Ordo Strigiformes. Ordo ini terdiri dari dua suku (famili), yakni suku burung serak atau burung-hantu gudang (Tytonidae) dan suku burung hantu sejati (Strigidae).

Sebutan burun hantu beragam, ada yang menyebutnya celepuk, serak, jampuk, kokok beluk, beluk ketupa, dan punggok atau pungguk.

Burung hantu merupakan hewan karnivora yang handal dalam berburu. Paruhnya tajam dan kuat, kaki dan kuku tajamnya cekatan mencengkeram. Burung ini juga memiliki sebutan sebagai Sang Raja mitos ini tak pernah meleset saat menyergap katak, tikus, serangga, binatang kecil lainnya.

Wilayah yang biasa didiami burung hantu adalah padang rumput, semak belukar, kebun, peternakan, sawah, atau pinggiran kota. Mereka bisa membuat sarang di berbagai jenis hutan, semak semi kering, rawa-rawa, dan lainnya.

Manfaat Burung Hantu Dibalik Mitos Seram

Cerita mitos tentang burung hantu

Cerita orang tua kita dahulu menyebutkan jika kemampuan terbang di malam hari tanpa suara yang dimiliki burung ini membuatnya dijuluki burung hantu. Jika terlihat bertengger di dahan pohon, tidak sedikit orang yang kaget meski beberapa orang menganggapnya wajar.

Kehadirannya yang tiba-tiba ini membuat burung hantu akrab dengan mitos. Contohnya, jika burung ini datang pertanda hadirnya hantu juga. Bahkan ada yang menyebutkan bila mimpi bertemu burung hantu aka nada barang yang hilang. Mitos ini merupakan nilai budaya (local knowledge) yang setidaknya perlu kita ketahui.

Terlepas dari kepercayaan yang ada, keberadaan burung hantu di alam bebas Indonesia mulai berkurang. Kerusakan lingkungan dan perburuan untuk diperdagangkan sebagai binatang peliharaan adalah penyebabnya.

Perlu diketahui jika burung hantu juga merupakan satwa yang bermanfaat untuk membasmi hama tikus di sektor pertanian. Burung hantu lebih efektif mengendalikan populasi tikus dibandung menggunakan racun tikus atau mencari tikus beramai-ramai.