Tips Pengobatan Berak Kapur Burung Cucak Ijo

Hobi binatang – Jenis penyakit Berak Kapur pada burung cucak iho biasanya terjadi dan baru akan terlihat saat mengeluarkan kotoran encer dan berwarna putih. Pada saat mengeluarkan kotorannya, dubur burung cucak ijo akan terlihat basa, serta aktifitas pada burung akan lesu.

Memelihara burung cucak ijo selain mengerti tentang kebutuhan perawatan dan gizi atau makananya, tentunya jenis penyakit yang biasa muncul pada burung ini juga harus di pahami.

Ciri-ciri Burung Cucak Ijo Sakit Berak Kapur

Burung kicaun yang mengalami atau terkena penyakit berak kapur, secara umumnya di tandai dengan ciri – ciri berikut :

  • Feses atau kotoran burung encer dan memiliki warna keputihan.
  • Burung lebih cendrung menunduk dan bagian sayapnya akan terlihat lemah serta bulu pada burung akan mengembang dengan sendirinya.
  • Nafsu makan berkurang dan gerakan lambat.
  • Kicauan burung akan mengalami penurunan dari biasanya
  • Lutut membengkak, lema dan bagian pantat akan kotor dengan bulu yang lengket
  • Pernafasan akan terganggu atau megap- megap.

Penyebab utama penyakit berak kapur ini biasanya karena lingkungan yang tidak bersih dan pakan atau minum yang tidak sehat atau kurang terjaga kebersihannya.

Namun anda tidak perlu khawatir, karena pada artikel ini akan memberikan cara pencegahan agar penyakit berak kapur tidak menyerang burung cucak ijo anda.

  • Harus bisa dan wajib menjaga kebersihan kandang burung cucak ijo
  • Tempat pakan dan tempat minum burung cucak ijo harus bersih serta kandang sekalikali kalo bisa disemprot dengan disinfektan
  • Pisahkan burung cucak ijo yang terjangkit penyakit berak kapur agar tidak menulari burung cucak ijo yang lainnya.

Untuk pengobatan penyakit ini, anda dapat mencobanya dengan menggunakan Vitatetrachlor dan dicampur dengan air minum, dosis sesuai dosis yang berlaku, juga bisa di obati dengan Sulfamix yang diberikan secara oral ( melalui mulut burung cucak ijo ).